Sabtu, 28 September 2013

namaku di akhir kata...

wajah yang tinggal samar dan memudar...
sedang berlutut saat pergi kutinggalkan..
sedang berlutut saat aku datang dari kembara panjang...
lalu kudengar bisk lirih sepenggal nafas...
'Tuhan kugedor pintu surgamu..kupinta belas rahmatmu..untuknya'
dan namaku disebut diakhir kata...

Sabtu, 07 September 2013

heart..love..cross


aku bukan cenayang..
tapi ingin kuterawang garis tanganmu..
dan kutelanjangi nasibmu..
lalu kubelokkan jalanmu menuju gelimang maha dahsyat semesta

wahai kekasihku sayang...


aku elang yg melayang di gugusan awan-awan..
sontak menukik dan melesat seperti anak panah
di tangan ksatria dalam cerita wayang jawa

aku ingin lantang bicara cinta didepanamu..
dan pinanganku bukan sebentuk mutu manikam..
kutebus engkau dari rahim ibumu
dengan ikatan darah dan jiwa..
satu-satunya kepunyaanku 

wahai permata kesayangan mahadewa...
jadilah mempelaiku...


ssstttt....jangan salah taruh kira..kata orang Manado...artinya jangan salah sangka.

Saya tidak sedang bicara cinta yang menjadi obrolan galau di akun-akun twiter atau facebook atau BB, meski jujur saya bukan manusia yang kebal dengan bentuk emosi itu. CINTA. hehe...Saya sedang jatuh cinta???? hohohoho entahlah...teman-teman sekantor saya yang dominan adalah para single nyaris expired biasanya menohok dengan kata-kata yang lebih egaliter dan pedas : kamu su mati kawin kah?? (red.kamu sudah pengen buru-buru kawin ya??)...hehehe..entahlah..membicarakan 'cinta' yang itu rasanya terlalu agung.

Bagi saya itu adalah konsumsi hati nurani. Ruang tertutup yang mengurung saya pada dunia saya yang enggan saya bagi. Penampilan bisa menipu. Perkataan kadang-kadang sudah tercemari dusta. Tapi siapa yang sanggup mengelabuhi hati nurani? Bahwa akhirnya saya hendak berlari mengikuti hati nurani saya ataupun menutup telinga rapat-rapat pada teriakan hati nurani saya, itu adalah pilihan saya sebagai anak manusia. Untung-rugi, baik-buruk, bahaya - aman..nah pada akhirnya hati nurani yang terletak di ruang paling dalam harus menembus satu ruang yang bernama : RUANG PERTIMBNGAN, ranah keputusan atau zona pilihan. Makanya mending jangan ngomongin 'cinta' yang itu di ranah public wkwkwkwkkw

Kembali lagi pada urusan cinta yang menggerakkan saya untuk menulis puisi diatas.

Bukan cinta yang bikin galau abg-abg zamana sekarang..
Bahkan saya tidak menyoal cinta di puisi saya meskipun saya merepresentasikan dengan lima huruf :
 'c' 'i' 'n' 't' 'a'

SAYA SEDANG BICARA TENTANG SALIB...
Saya tidak mempunyai simbol lain yang lebih sempurna menggambarkan cinta selain Salib...
mencintai artinya memikul salib...menanggung penderitaan untuk orang lain.

Pertanyaannya: sanggupkah?


btw ini jepretan Melda Suebu di Danau Infote Jayapura, danau berbentuk cinta.
Foto-foto keren plus tulisan perjalanan sekelompok anak muda di Danau Infote bisa di akses di link berikut ini:http://ilambra.blogspot.com/


                            Telaga Hati INFOTE Jayapura by Melda Suebu