hehe...
Dalam arti yang sesungguhnya saya sedang sangat excited dengan rencana saya bepergian libur lebaran besok. Selama satu setengah tahun di Papua baru kali ini saya akan bepergian tanpa biaya dinas wkwkkk...biasanya bepergian selalu dalam urusan penelitian. Kali ini TIDAK.
Dalam benak saya, saya sudah membayangkan saya bercelana jins dan sendal gunung, menyandang ransel dan berdesakan mengantri tiket kapal kelas ekonomi. Lalu saya akan menghabiskan sekitar 2 malam di tengah laut menikmati laut Papua, berkenalan dengan orang-orang di perjalanan, melihat segala bentuk perilaku. Saya sudah membayangkan ketegangan-ketegangan kecil karena membawa uang yang tidak terlalu banyak, lalu mencari tempat makan yang paling murah dan menginap di rumah kerabat. Meskipun dalam perjalanan ini saya juga bermaksud mencari data untuk urusan kerjaan heheheheh (teteeeppp...).
Kadang melakukan perjalanan tanpa tahu apa yang akan terjadi di depan menjadi sesuatu yang menarik bagi saya. Saya berencana ke Manokwari lalu lanjut ke sorong dan Serui. Belum tahu bagaimana nasib saya di ketiga tempat tersebut..meski di setiap tempat sudah ada kerabat yang menunggu. yahhh kita lihat saja...
Dalam perenungan saya yang lebih dalam (cieee...)....saya kembali mengingat pilihan-pilihan hidup yang saya buat. MENATA PERJALANAN. Bagaimana saya menata perjalanan hidup saya selama ini??? hahahaha...jawabannya adalah saya hanya meletakkan dengan penuh penyerahan pilihan-pilihan hidup yang sudah saya buat...dan pada saat saya membuat pilihan, saya hanya menjaga supaya apapun pilihan yang saya buat, hati saya hanya memilki maksud tunggal didalamnya yaitu saya ingin menyenangkan hati pencipta saya.
Saya tidak tahu bagaimana akhir perjalanan hidup saya bahkan saya tidak tahu apa yang akan terjadi dua detik ke depan....saya hanya bisa membuat pilihan-pilihan dan hidup dalam pilihan-pilihan tersebut.
Kalaupun saya salah membuat pilihan..paling tidak saya ingin memastikan bahwa sampai di garis akhir hidup saya, hati saya hanya memilki satu maksud tunggal...menyenangkan hati pencipta saya...
jalan panjang seakan tak berujung menuju perbatasan RI di Kampung Sota- Mearauke